Usai Fed Rate Naik, IHSG Berpeluang Rebound di Akhir Tahun
- Jumat, 18 September 2026
TEROPONGBISNIS.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bangkit hingga akhir tahun setelah The Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan. Analis menilai kenaikan Fed Rate kali ini tidak seagresif perkiraan pasar sehingga tekanan terhadap pasar saham Indonesia dinilai masih terkendali.
Respons Pasar terhadap Kenaikan Fed Rate
Kenaikan Fed Rate kali ini dinilai pasar tidak seagresif yang diperkirakan sebelumnya. Kondisi itu membuat tekanan terhadap aset berisiko, termasuk saham di negara berkembang, relatif lebih ringan.
Pelaku pasar mencermati bahwa pergerakan IHSG ke depan akan sangat bergantung pada respons pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat tersebut.
Baca JugaMs Rachel Samai Donasi USD 1 Juta Macklemore untuk Palestina
Prospek IHSG hingga Akhir Tahun
Analis memperkirakan IHSG masih memiliki ruang untuk bergerak naik hingga penutupan tahun. Faktor domestik seperti stabilitas ekonomi dan kinerja emiten menjadi penopang utama.
Sentimen global, terutama arah kebijakan The Fed selanjutnya, tetap menjadi variabel yang perlu dicermati investor.
Saham Pilihan Analis
Sejumlah saham rekomendasi analis disebut memiliki prospek positif di tengah kondisi pasar saat ini. Pemilihan saham didasarkan pada fundamental emiten dan potensi katalis masing-masing.
Investor disarankan mencermati pergerakan pasar secara berkala sebelum mengambil keputusan.
Prospek IHSG hingga akhir tahun masih menjadi sorotan pelaku pasar. Kenaikan Fed Rate tidak serta-merta menutup peluang penguatan indeks jika sentimen domestik tetap solid.
Redaksi
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Raih Skor 90,76, Prodi Hukum USM Jadi yang Terbaik 1 di Peringatan HUT ke-81 RI
- Selasa, 18 Agustus 2026
Berita Lainnya
Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold
- Minggu, 20 September 2026
Transaksi Pameran MTQ di Semarang Tembus Rp2,4 Miliar, Kontrak UMKM Rp7,54 Miliar
- Minggu, 20 September 2026










